Jumat, 26 Desember 2014

Hari hari ku

Sekian hari kulewati dengan melawan angin kencang yang membuatku susah untuk melewati angin itu dengan banyaknya duri di sekitar jalan yang begitu panjang yang akan ku tempuh untuk menggapai impianku yang tertutup oleh kabut asap yang cukup tebal yang bisa membuat ku menitihkan air mata karena kabut yang membuat mata ku perih ..dan di setiap duri yang ku injak tidak boleh satu kali pun aku mengeluh dan merasa sakit karena jika itu terjadi impian itu akan menjadi mimpi buruk dan karena itu pula aku harus memalsukan rasa sakit ini dengan perasaan gembira bagaikan ikan yang luarnya empuk tapi di dalamnya banyak duri ikan yang bisa kapanpun  menyakiti siapapun yang memakannya karena duri di dalam lebih sakit dari pada duri yang luar karena duri di luar kapanpun itu terjadi masih bisa di keluarkan  tetapi tidak untuk duri yang di dalam jika dia sudah masuk dan menusuk sangat sulit menghilangkan rasa sakitnya walau duri itu sudah di lepas sekalipun

Setiap jam setiap hari aku harus berpura pura dalam suatu hal yang membuat ku sakit karena sesungguhnya kepura-puraan itu memang menyakitkan lain di luar lain di dalam ..ketika ku tersenyum mungkin itu hanya untuk menutupi perasaan yang sebenarnya ku rasakan karena tidak semua senyuman mengartikan kebahagiaan ada ratapan di balik senyuman ada perasaan di balik kepura-puraan

Inilah aku dengan sejuta kekurangan ku yang mengagumimu tanpa kau tau itu tanpa ada pengungkapan dan kebranian dan sejuta ketakutan dengan apa yang kututupi saat ini sungguh sakit rasanya berpura-pura
tidak apa- apa , tidak tau apa -apa dan berpura -pura tidak mempunyai perasaan apa apa dan merasa biasa saja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar